Road Illustration

Algoritma
Road Safety

Algoritma Road Safety merupakan sistem yang dirancang untuk mengukur kinerja keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sesuai dengan manajemen operasional kepolisian.

Kinerja Keamanan

Kinerja Keamanan merupakan evaluasi terhadap sejauh mana sistem lalu lintas, infrastruktur jalan, dan perilaku pengemudi memenuhi standar dan tujuan terkait keamanan dalam penggunaan jalan raya.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lalu lintas berjalan dengan tingkat risiko kecelakaan dan kemacetan yang rendah sehingga pengguna jalan merasa aman.

kecelakaan

Jumlah Black Spot

1.231

Titik Black Spot

Lokasi yang dinyatakan rawan kecelakaan karena tingginya jumlah insiden lalu lintas di sepanjang ruas jalan tertentu. Kriteria:

  • Ruas jalan: rentang jalan sepanjang 0–500 m dengan bobot kecelakaan >30 atau masuk 10 besar lokasi dengan peringkat tertinggi dalam 2 tahun.
  • Persimpangan: dalam radius 100 m dari kaki simpang dengan bobot kecelakaan >30 atau termasuk lokasi peringkat tertinggi dalam 2 tahun.
kecelakaan

Jumlah Trouble Spot

1.409

Titik Trouble Spot

Lokasi penyebab kemacetan atau kepadatan lalu lintas, biasanya akibat aktivitas pasar, persimpangan ramai, atau penyempitan jalan yang memperlambat arus kendaraan.

Road Illustration

Kinerja Keselamatan

Kinerja Keselamatan merupakan evaluasi tentang sejauh mana sistem lalu lintas, infrastruktur jalan, dan perilaku pengemudi memenuhi standar dan tujuan terkait keselamatan dalam penggunaan jalan raya.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lalu lintas berjalan dengan tingkat risiko kecelakaan rendah sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan cedera.

Background

Fatality Reduction

▼ 27,26%

Target Fatality Reduction

▼ 26,00%

Capaian Kinerja Fatality Reduction

104,85%

kecelakaan

Pelaksanaan program Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ) tahun 2024 berhasil menurunkan fatalitas kecelakaan secara nasional hingga 27,26% lebih rendah dibandingkan proyeksi tanpa pelaksanaan program.

Fatality Reduction : Penurunan korban meninggal dunia akibat kecelakaan.Batas Maksimum Fatalitas : Perkiraan angka kematian akibat kecelakaan tertinggi jika tidak ada penanganan program KLLAJ.Target Fatality Reduction 2024 : Sasaran penurunan angka kematian akibat kecelakaan yang ditetapkandalam program.Capaian Kinerja Fatality Reduction : Tingkat keberhasilan aktual dalam menurunkan jumlah kematian akibat kecelakaan dibandingkan dengan proyeksi maksimum.
Berdasarkan Data IRSMS POLRI Tahun 2024

Kinerja Ketertiban

Kinerja Ketertiban merupakan evaluasi tentang sejauh mana sistem lalu lintas, peraturan lalu lintas, dan perilaku pengemudi memenuhi standar dan tujuan terkait dengan menjaga ketertiban di jalan raya.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua pengguna jalan raya mematuhi peraturan dan tindakan etika saat berada di jalan.

Rasio Pelanggaran Berisiko

22,40%

▼ 4,11%dibandingkan tahun 2023

Jumlah Pelanggaran

6.165.387

▲ 13,23%dibandingkan tahun 2023

Jumlah Pelanggaran Berisiko

1.384.230

▲ 8,57%dibandingkan tahun 2023

kecelakaan

Rasio pelanggaran berisiko 22,40% menunjukkan bahwa sekitar 22 dari 100 pelanggaran yang terjadi merupakan pelanggaran dengan potensi tinggi menyebabkan kecelakaan atau bahaya serius.

Berdasarkan Data DAKGAR POLRI Tahun 2024

Memuat grafik pelanggaran...

Berdasarkan 7 pelanggaran berisiko menurut RUNK, Tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk keselamatan, dan melawan arus menjadi jenis pelanggaran dengan jumlah tertinggi.

Kinerja Kelancaran

Kinerja kelancaran merupakan evaluasi tentang sejauh mana sistem lalu lintas dan infrastruktur jalan raya memungkinkan lalu lintas untuk mengalir dengan lancar dan efisien tanpa terhambat oleh kemacetan, penundaan, atau gangguan lainnya.

Tujuannya adalah untuk memastikan mobilitas yang baik bagi semua pengguna jalan dan mengurangi waktu perjalanan serta konflik lalu lintas.

Kerugian Akibat Kemacetan

Kerugian Materi

KERUGIAN WAKTU

Rp 0/hari

Kerugian Materi

KERUGIAN BAHAN BAKAR

Rp 0/hari

Kerugian Materi

KERUGIAN MATERI

Rp 0/hari

Berdasarkan kasus kemacetan parah yang terjadi, beberapa diantaranya menyebabkan meninggal dunia.

Jumlah Titik Kemacetan

0